Jamie Cullum – advertising love!

Seperti yang saya bilang di post sebelumnya, dapat hadiah dia akhir bulan April. Akhirnya, kemarin tgl 1 Mei, saya dan Adrian (kalo ada mama sepertinya bisa kencan berdua hehehe) meluncur ke BSAG Centrum, tempat lokasi konser. Ternyata satu tram tujuannya sama, menuju konser  Street Gigs. Konser yang disponsori oleh T-Mobile dan dibagikan gratis bagi yang ‘apply’ melalui situs Street Gigs.

Setelah ngantri beberapa lama, tibalah kita di gerbang yang sudah dijaga sama keamanan. Sebelumnya saya sudah melihat, kalo tidak diperbolehkan bawa minuman. Ternyata, pas tas saya diperiksa, tak hanya botol minuman yg gak boleh, Kamera DLSR pun tak boleh dibawa masuk. Wakkkssss..sempat ngobrol sebentar kalo2 bisa, ternyata yah aturan tetap aturan. Katanya kamera saya termasuk profi, jadi gak boleh. Akhirnya putar otak musti dititipkan kemana. Baru keingat, kalo Pak Budhi tinggal di Hotel Mercure, pas depan tempat konser. Akhirnya setelah telpon, syukurnya pak Budhi ada ditempat.

Setelah proses nitip menitip, kita balik lagi buat ngantri, ternyata udah gak panjang, jadi bisa langsung cek in. Di tempat itu, no hape saya diminta untuk konfirmasi, dan setelah ok, kita dikasi badge tanda pengunjung. Kita penonton ke – 1175 dan 1176 (ini ngehnya baru pas di dalam). Di dalam kita langsung isi perut dengan barbecue ayam seharga 3 EUR. Dan kita sempat di foto sama panitia. Trus ternyata ada stand foto Nokia gratis. Itupun kita jabanin, untuk mengurangi rasa kecewa, tanpa adanya alat dokumentasi.

Badge dan souvenir Street Gigs

Obat rasa kecewa dari stand foto Nokia

Ternyata, di dalam orang-orang dah pada megang kamera poket dan kamera hape. Jam 19.45 band pembuka sudah mulai tampil, namanya Enno Bunger. Terus terang saya gak ngerti sama sekali apa yg diomongin, cuma bisa menikmati musiknya aja. Setelah satu jam menghibur, akhirnya ada jeda 15 menit yang diisi sama undian, panitia nyediain 3 hape Nokia X6 (kalo gak salah mereknya). Hiks gak dapat juga..

Aksi Jamie Cullum melompat dari piano

Tepat jam 21:00, Jamie Cullum dan band-nya langsung naik panggung dan tanpa basa basi menggebrak dengan lagu Don’t Stop the Music. Lagu demi lagu dinyanyikan non-stop. Wheel dan High Dry termasuk yang saya suka juga, dan deretan lagu lainya. Paling attraktif lagi pas Jamie menyanyikan solo Advertising Love – Love for Sale. Dia cuma menggunakan perkusi dan permainan musik mulut. Mantab abisss. Apalagi pas dia naik ke atas piano dan lompat. Sangat menghibur.  Penonton seakan-akan disihir sama Jamie. Dia Cuma bisa bilang: Danke Schoen berulang-ulang hehehe. Yang paling asik juga, band pendukung dia, bergiliran menunjukkan musikalitas mereka. Dan satu per satu mengiringi. Yang pasti, denger musiknya lewat MP3 beda banget pas langsung di konser. Lebih hidup dan banyak improvisasi. Beda bangetlah pokoknya, musisi yg sudah malang melintang di seantero jagat. Tapi kecewanya, dia gak nyayiin Everlasting Love. Benar-benar salut, tanpa tetek bengek dan basa basi sana sini, konser berlangsung selama 1,5 jam. Luar biasa!!!

Foto Jamie Cullum dari StreetGigs.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: