Tschüss Winter!

Akhirnya, setelah musim dingin yang berlangsung sangat lama, yang ditandai dengan frekuensi turunnya salju yang demikian sering, dan menurut teman orang asli Jerman, ini merupakan winter yang terparah selama 15 tahun terakhir di Bremen. Betul saja, meski baru mau menginjak dua tahun di Bremen, tapi saya sudah dua kali melewati winter disini, dan pengalaman tahun lalu, salju baru turun di pertengahan januari, itupun sangat sedikit, jadi belum sempat bertumpuk, sudah lenyap ditiup angin dan hujan.

Tahun ini, salju sudah mulai turun pertengahan desember 2009, dan baru benar-benar berakhir sekitar seminggu yg lalu pertengahan Maret 2010. Tapi, buat saya, tetap saja berusaha menikmati, toh peristiwa seperti ini tidak bakal di alami kalo sudah pulang ke Indonesia. Jadi setiap ada salju turun tetap sangat membuat hati senang…meski harus tetap menggigil.

Well, pada saat turun salju sih sebenarnya tidak dingin, tapi sebelum dan sesudahnya itu yang bikin semaput, suhu selalu di bawah nol derajat, sampai minus 15 dan minus 20. Ditambah lagi, dengan angin yang sangat menusuk tulang. Asyiknya, tahun ini saya sudah bisa buat boneka salju, yang dulu-dulu cuma bisa liat di TV hehehe.. mudah2an tahun depan, bisa ski dan snowboarding bersama keluarga tercinta..

Bukan hanya saya, tapi satwa ini juga sudah menanti kedatangan musim semi, mereka juga menanti Sungai yang membeku perlahan mencair..

Nah, minggu ini, suhu sudah mencapai 10-15 derajat. Dan, ini sudah membuat hati sangat hangat. Baru tahu rasanya,

kenapa orang-orang yang berada di empat musim, sangat mendambakan summer. Sekarang saja, matahari yang baru nongol sekitar 4 jam-an, orang-orang sudah mulai menjemur dirinya, nongkrong di taman, makan siang diatas rumput, dan banyak sekali pasangan-pasangan yang saling bercumbu dibawah terik sinar matahari. Selain itu, baju-baju winter sudah harus diungsikan, karena ternyata sudah mulai gerah dengan baju2 berlapis ditambah jaket super tebal..

Tapi, yang paling saya tunggu sekarang adalah bermekarannya bunga sakura alias ume alias bunga cherry. Perlengkapan kamera saya sudah sangat siap mengabadikan momen ini. Karena terus terang saja, tahun lalu saya ketinggalan, karna ternyata bunga ini hanya mekar sekitar 2 mingguan.

Well, dengan senang hati meneriakkan: Tschüss Winter! Bye-bye Winter! Selamat tinggal Musim Dingin…

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: