Manfaat puasa dari kacamata Medis

puasaSelama berpuasa seorang muslim dilarang makan, minum dan melakukan aktifitas seksual sejak fajar sampai dengan matahari terbenam. Kalau di Indonesia sekitar 12 jam, sedangkan disini di Eropa sekitar 18 jam bertahan. Ternyata selain dari segi religi kita sudah dijanjikan pahala berlipat ganda, dari segi medipun menguntungkan. Berikut ini empat keuntungan secara fisik yang didapatkan dari berpuasa:

  1. Autolysis: yakni proses dimana tubuh harus memanfaatkan apa yang ada di dalam tubuh itu sendiri sehubungan dengan kuranganya energi tambahan. Autolysisi ini memecah cadangan lemak yang ada dalam tubuh untuk menghasilkan energi. Ketika ini terjadi asam lemak bebas dilepaskan kedalam tubuh melalu aliran darah, semakin sedikit kita makan, semakin banyak tubuh melakukan proses ini.
  2. Detoxification: ini merupakan proses normal dalam tubuh untuk mengeliminasi atau menetralisasi racun melalui colon, liver, kidney, paru-paru, dan kulit. Proses ini dipresipitasi oleh puasa karena ketika makanan tidak lagi masuk ke dalam tubuh, tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi. Lemak ini terbentuk dari gula dan karobohidrat yang tidak tepakai untuk energi atau pertumbuhan. Ketika lemak dijadikan energi selama puasa, ini mengeluarkan zat kimia dari asam lemak ke sistem. Memang zat-zat kimia tidak didapatkan dari makanan, tapi diserap dari lingkungan sekitar. Nah ketika berpuasa inilah, zat-zat kimia tersebut dikeluarkan melalui lemak tadi yang digunakan sebagai energi. Hasil penelitian menunjukkan, tes urine, feces dan keringat mengandung DDT (zat kimia).
  3. Proses penyembuhan (healing process): keuntungan lain dari berpuasa adalah membantu proses penyembuhan. Prose penyembuhan selama berpuasa ini di presipitasi oleh pencarian tubuh untuk sumber energi. Produksi protein untuk penggantian dari sel-sel rusak (sintesis protein) terjadi lebih efisien karena lebih sedikit kesalahan yang dibuat oleh control genetic DNA/RNA yang mengatur proses ini. Semakin tinggi efisiensi sintesis protein menghasilkan sel-sel, jaringan dan organ yang semakin sehat. Hal ini yang menjadi alasan mengapa hewan berhenti makan pada saat luka, dan mengapa manusia kehilangan nafsu makan selama influenza.
  4. Memperpanjang harapan hidup (extended life expectancy): ini merpakan bukti yang paling ilmiah untuk puasa adalah perasaan akan transformasi (rejuvenation) dan memperpanjang harapan hidup. Hal ini merupakan dampak dari hal-hal positif yang sudah dibahas sebelumnya diatas. Tingkat metabolisme yang rendah, produksi protein yang lebih efisien, pengembangan system immune, dan peningkatan produksi hormone berkontribusi dalam keuntungan jangka panjang dari berpuasa. Sebagai tambahan, Hormon pertumbuhan manusia lebih banyak dikeluarkan selama berpuasa, hormone anti tua juga diproduksi lebih efisien.

Semoga kita selalu diberi kekuatan untuk berpuasa…amiin… Selamat berpuasa semua..insya Allah kurang lebih 10 hari lagi dalam bulan Ramadhan..

Diterjemahkan secara bebas dari http://www.examiner.com/examiner/x-4459-NY-Muslim-Examiner~y2009m9d7-Medicinal-Benefits-of-Fasting

sumber gambar dari http://kabelstudio.files.wordpress.com/2009/07/puasa.jpg


  1. yuhu, ayo berpuasa semuanya!!!

  1. November 19th, 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: