Musik Bach di Leipzig

museum bach - leipzigHari minggu tanggal 28 Desember 2008 bertiga kami berangkat dari kota Bremen dengan tiket akhir pekan. Kota pertama yang dituju dalam perjalanan ’mengakhiri tahun’ ini adalah Leipzig. Kota ini termasuk dalam kawasan Jerman Timur dulunya. Kota yang berpenduduk 500 ribuan ini kita jelajahi yang dimulai dari Stasiun Kereta Api (Leipzig Hauptbahnhof). Jaman dulu stasiun ini kabarnya terbesar di eropa, memang sih dari jumlah lajur nya ada sekitar 20an. Nah kita langsung nyebarang aja menuju kota tuanya, yang memang tak jauh dari situ.

Dari kota ini terlihat masih ada peninggalan bangunan yang masih berdiri dengan megah. Meski pada perang dunia, kota ini termasuk menjadi sasaran serangan. Memang jadinya terlihat, kota ini lebih metropolitan dibandingkan kota-kota tua yang ada di Jerman.

Tak jauh dari kota tua, kami berjalan menuju gereja dan museum johann sebastian bach. Sebenarnya gereja ini bernama St Thomas Lutheran (Thomas Kirche) dimana Bach pernah bekerja alias bermusik, tapi karna ada patung Bach disitu jadinya, lebih terkenal dengan sebutan Gereja Bach. Di depan gereja ini, kami memasuki museum bach. Disini dipajang semua karya bach dan sejarahnya, dan saya sempat mendengarkan musik langsung di dalam museum ini. Keren banget. Tentunya kami tak lupa berfoto di depan patung dan di dalam museum. Kesempatan yang langka.

Melanjutkan perjalanan, kami mengelilingi kota dengan berjalan kaki, dengan memandangi dan mengagumi bangunan-bangunan yang ada. City-Hochhaus Leipzig –dibangun tahun 1972 yang merupakan bangunan tertinggi di Leipzig dan bagian dari universitas-, The Federal Administrative Court of Germany dan Leipzig Neues Rathaus, merupakan beberapa gedung yang sempat kami dokumentasikan. Menurut kabar, kanselir jerman Angela Merkel juga dulunya belajar di Univeristas Leipzig di bidang Fisik.

Leipzig kota penuh sejarah yang sekarang lebih metropolis. Fasilitas yang sangat lengkap, mulai transportasi, gedung perkantoran dan perbelanjaan, semuanya terlihat sangat megah. Lepas dari itu, kami segera menuju stasiun untuk mengejar kereta menuju Freiberg, dimana kami akan transit yang hari berikutnya akan ke Saechsische Schweiz, sebuah taman nasional dekat Dresden (bersambung).

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: